Konsep Keizen Dan Pengendalian Kualitas
KAIZEN berarti penyempurnaan,selain itu KAIZEN berarti penyempurnaan berkesinambungan dalam kehidupan pribadi, dalam keluarga, lingkungan dan di tempat kerja. Bila diterapkan ditempat kerja KAIZEN berarti penyempurnaan berkesinambungan termasuk setiap orang, baik manajer maupun karyawan.
Strategi KAIZEN adalah konsep konsep tunggal dalam menejemen Jepang yang paling penting – kunci sukses Jepang dalam persaingan. KAIZEN adalah tanggung jawab setiap orang. Konsep KAIZEN sangat penting untuk menjelaskan perbedaan antara pandangan Jepang dan pandangan Barat terhadap manajemen. Perbedaan yang paling penting antara konsep menejemen Jepang dan manajemen barat adalah KAIZEN Jepang dan cara berfikir yang berorientasi pada hasil.
KAIZEN adalah kata yang paling banyak dipakai di Jepang. Melalui surat kabar, radio dan TV, kami setiap hari diserang dengan pertanyaan pejabat pemerintah dan para ahli politik tentang KAIZEN neraca perdagangan kami dengan amerika, KAIZEN hubungan diplomatik dengan negara X dan KAIZEN sistem kesejahteraan sosial. Karyawan dan manajemen berbicara tentang KAIZEN hubungan industri.
Dalam bisnis, konsep KAIZEN tertanamsedemikian rupa dalam pikiran manajer dan karyawan sehingga mereka sering tidak sadar bahwa mereka berpikir KAIZEN. Selamadua dekade sebelum krisis minyak bumi, ekonomi dunia mengalami pertumbuhan permintaan yang sangat besar akan teknologi baru dan produk baru yang sedemikian pesat yang belum pernah terjadi. Masa itu adalah masa strategis pembaruan meraih keuntungan besar. Strategi inovasi adalah strategi yang didorong dan berkembang dengan menghasilkan pertumbuhan yang pesat dan laba yang tinggi. Ia tumbuh dengan baik dalam suasana dengan ciri – ciri :
1. Pasar yang berkembang dengan pesat.
2. Konsumen yang lebih mengutamakan kuantitas dari pada kualitas.
3. Sumber daya yang murah dan berlimpah.
4. Kepercayaan bahwa sukse dengan produk yang diperbaiki dapat mengalahkan kelambanan operasi tradisional
5. Manajemen lebih mengutamakan peningkatan panjualan dari pada pengurangan biaya.
Pokok strategi KAIZEN ialah menyadari bahwa manajemen harus berusaha untuk memuaskan pelanggan dan memenuhi kebutuhan pelanggan bila ingin tetap dan memperoleh laba. Penyempurnaan dalam bidang mutu, biaya dan penjadwalan ( untuk memenihi kebutuhan akan volume barang dan hasil produksi ) sangat penting. KAIZEN adalah strategi yang didorong oleh pelanggan demi penyempurnaan. Dalam KAIZEN dianggap bahwa semua kegiatan di masa yang akan datang, akan lebih memuaskan pelanggan.
Gerakan KAIZEN berjalan terus dalam berbagai perusahaan Jepang dan mereka setuju bahwa manajemen harus mengarahkan perhatiannya minimal 50% kepada KAIZEN. Manajer Jepang selalu mencari jalan untuk menyempurnakan sisitem dan prosedur intern dan keterlibatan mereka dengan KAIZEN diperluas sampai bidang hubungan manajemen – karyawan, praktik pemasaran, dan hubungan dengan pemasok. Manajer madya, penyelia, dan karyawan juga terlibat secara aktif dalam KAIZEN.
Aspek penting lain KAIZEN ialah mengutamakan proses. KAIZEN telah menciptakan cara berfikir yang berorientasi pada proses, dan sebuah sistem manajemen yang menunjang dan menghargai usaha karyawan yang berorientasi pada proses demi kesempurnaan. Hal ini berlawanan sekali dengan manajemen barat yang menilai performa karyawan hanya atas dasar hasil yang diperoleh dan tidak pada usaha mereka.
Setelah menyimak kembali maka dapat di ambil kesimpulan bahwa kunci perbedaan antara pandangan orang Barat dan orang Jepang terhadap perubahan terletak pada konsep KAIZEN – sebuah konsep yang begitu lazim dan masuk akal bagi kebanyakan manajer jepang sehingga mereka sering tidak menyadari bahwa mereka memilikinya. Konsep KAIZEN menerangkan mengapa perusahaan Jepang mustahil tidak mengalami perubahan selama bertahun – tahun. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa konsep KAIZEN tidak ada atau sedikit sekali diterapkan dalam perusahaan barat saat ini. Lebih buruknya lagi, mereka menolaknya tanpa mengetahui manfaatnya. Hal ini merupakan gejala “ tidak ditemukan di sini “ yang kuno.
Inti KAIZEN sederhana sekali dan langsung pada sasaran. KAIZEN berarti penyempurnaan. Di samping itu KAIZEN berarti penyempurnaan berkesinambungan yang melibatkan setia orang baik manajer maupun karyawan. Filsafat KAIZEN menganggap bahwa cara hidup kita – baik cara kerja, kehidupan sosial, maupun kehidupan rumah tangga – perlu disempurnakan setiap saat.
Inti praktik manajemen “ mukjizat ekonomi “ dapat berubah peningkatan produktivitas, kegiatan PMT ( pengendalian mutu terpadu ), gugusapat di singkat menjadi satu kata KAIZEN.
Implikasi Pengendalian Mutu dalam KAIZEN
Titik awal penyempurnaan ialah menyadari kebutuhan akan hal itu. Asalnya dari kesadaran akan adanya masalah. Bila kita tidak menyadari adanya masalah, tentu kita tidak akan menyadari adanya kebutuhan akan penyempurnaan. Perasaan puas atas apa yang telah tercapai merupakan musuh besa KAIZEN. Oleh sebab itu KAIZEN mengutamakan kesadaran akan adanya masalah dan memberikan cara unuk mengidentifikasi masalah.
Sekali ditemukan, masalah harus dipecahkan. Jadi, KAIZEN juga merupakan proses untuk memecahkan masalah, KAIZEN memang membutuhkan alat untuk memecahkan masalah. KAIZEN memang membutuhkan alat untuk memecahkan masalah. Penyempurnaan mencapai tingkat yang lebih tinggi setiap kali masalah berhasil dipecahkan. Tetapi penyempurnaan perlu dibakukan supaya dapat dinaikan ke tingkat yang baru. Jadi KAIZEN juga perlu dibakukan.
Istilah seperti KM ( kendali mutu ), PMS ( pengendalian mutu statistikal ), gugus kendali mutu dan PMT ( atau PMSP = pengendalian mutu di seluruh perusahaan ) sering ditemukan dalam hubungan dengan KAIZEN. Untuk mencegah terjadinya salah pengertian, istilah itu perlu dijelskan.
Seperti telah diuraikan di atas kata butu berbeda artinya dan tidak satu pun dapat menjelaskan dengan tepat apa sebenarnya mutu itu. Dalam arti yang luas, mutu adalah sesuatu yang dapat disempurnakan. Dalam konteks ini, mutu bukan saja duhubungkan dengan produk dan jasa tetapi juga dengan cara kerja orang, cara menjalankan mesin dan cara sistem dan prosedur dilaksanakan. Termasuk semua aspek perilaku manusia. Inilah alasannya mengapa lebih baik untuk berbicara tentang KAIZEN dari pada tentang mutu atau produktivitas.
KAIZEN dan Sistem Saran
Manajemen Jepang berusaha untuk melibatkan karyawan dalam KAIZEN melalui sistem saran. Jadi sistem saran merupakan bagian penting dalam sistem manajemen yang ada, dan jumlah sara karayawan dipandang dari kriteria penting dalam mengkaji ulang performa penyelia.
Salah satu ciri khas manajemen jepang ialah memperoleh sebanyak mungkin saran dari karyawan, kemudian manajemen bekerja keras untuk mempertimbangkan saran itu, dan sering kali memasukkannya ke dalam strategi KAIZEN secara menyeluruh. Manajemen bersedia memberi penghargaan atas usaha karyawan demi penyempurnaan dan memberikan pujian di mana peru.
Aspek lain dari sistem saranadalah bahwa setiap saran, sekali dilaksanakan merupakan standar yang direvisi. Misalnya, bila sebuah alat khusus telah dipasang pada suatu mesin berdasarkan saran seorang karyawan, karyawan itu dituntut untuk bekerja dengan cara lain, yang mungkin harus lebih teliti.
Maka melalui saran, karyawan dapat mengambil bagian dalam KAIZEN di tempat kerja dan memegang peranan penting dalam meningkatkan standar.
KAIZEN dan Persaingan
Biasanya daya rangsang persaingan adalah harga, mutu dan jasa. Tetapi di Jepang ternyata alasan utama pesaing adalah demi persaingan itu sendiri. Saat ini perusahaan Jepang malah sedang bersaing dalam menghasilkan program KAIZEN yang lebih baik dan lebih cepat.
Di mana laba merupakan kriteria terpenting dalam sukses bisnis, maka dapat dimengerti bahwa sebuah perusahaan dapat tetap tidak berubah selama lebih dari seperempat abad. Tetapi bila perusahaan bersaing satu dengan yang lain atas dasar kekuatan KAIZEN, maka penyempurnaan harus merupakan proses yang berkesinambungan. KAIZEN menjamin adanya penyempurnaan berkesinambungan demi penyempurnaan. Sekali gerakan KAIZEN dijalankan, tidak ada satu cara pun untuk menghentikannya.
Minggu, 13 Maret 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar